WhatsApp Icon

Bolehkah Dana Zakat diberikan Untuk Korban Bencana?

14/12/2025  |  Penulis: Mazid BAZNAS

Bagikan:URL telah tercopy
Bolehkah Dana Zakat diberikan Untuk Korban Bencana?

Layanan Dapur Umum BAZNAS di Sumatera

Ketika musibah melanda—banjir, gempa bumi, atau letusan gunung api—sering muncul pertanyaan di tengah masyarakat: apakah dana zakat yang peruntukannya telah ditetapkan bagi delapan asnaf dapat digunakan untuk membantu korban bencana?

Pertanyaan ini bukan sekedar masalah teknis pengelolaan dana, melainkan juga menyediakan terhadap syariah dan tanggung jawab sosial umat. Berdasarkan pandangan syar'i yang kuat serta ketentuan hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI), jawabannya adalah ya, sangat boleh .

Fatwa MUI

Pemanfaatan zakat untuk penanggulangan bencana telah ditegaskan melalui Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 66 Tahun 2025 tentang Pemanfaatan Harta Zakat untuk Penanggulangan Bencana dan Dampaknya.

Fatwa ini diterbitkan sebagai respon atas kebutuhan mendesak di lapangan serta untuk memberikan kepastian hukum bagi BAZNAS, Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), termasuk UPZ masjid, sebagai pelaksana pengelolaan zakat di tingkat masyarakat. Secara ringkas, fatwa tersebut menetapkan bahwa dana zakat dapat disalurkan kepada korban bencana dengan beberapa pertimbangan utama berikut:

1. Termasuk Kategori Fakir dan Miskin

Korban bencana yang kehilangan harta benda, tempat tinggal, dan sumber penghidupan secara mendadak berada dalam kondisi fakir atau miskin. Dengan demikian, mereka termasuk golongan yang berhak menerima zakat.

2. Masuk dalam Kategori Fisabilillah

<span dir="auto&q

Bagikan:URL telah tercopy

Artikel Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cilegon.

Lihat Daftar Rekening →