WhatsApp Icon

10 Hari Istimewa di Bulan Dzulhijjah, Jangan Sampai Terlewat

17/05/2026  |  Penulis: Mazid BAZNAS

Bagikan:URL telah tercopy
10 Hari Istimewa di Bulan Dzulhijjah, Jangan Sampai Terlewat

10 Hari Istimewa di Bulan Dzulhijjah, Jangan Sampai Terlewat

Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan mulia dalam Islam yang memiliki banyak keutamaan. Di dalamnya terdapat hari-hari terbaik yang dipenuhi keberkahan dan menjadi kesempatan besar bagi umat Muslim untuk memperbanyak amal saleh. Sepuluh hari pertama Dzulhijjah bahkan disebut lebih utama dibanding hari-hari lainnya.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Fajr ayat 1-2:

“Demi fajar, dan malam yang sepuluh.”

Sebagian besar ulama menafsirkan bahwa yang dimaksud dengan “malam yang sepuluh” adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Hal ini menunjukkan betapa agung dan mulianya hari-hari tersebut di sisi Allah SWT.

Rasulullah SAW juga bersabda:

“Tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari pertama Dzulhijjah.” (HR. Bukhari)

Hadis ini menjadi pengingat bahwa Dzulhijjah adalah momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal kebaikan.

Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah

1. Hari yang Paling Dicintai Allah untuk Beramal Saleh

Segala amal kebaikan yang dilakukan pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah SWT. Mulai dari salat, sedekah, membaca Al-Qur’an, hingga membantu sesama menjadi amalan yang dilipatgandakan pahalanya.

2. Terdapat Hari Arafah

Pada tanggal 9 Dzulhijjah terdapat Hari Arafah yang memiliki keutamaan luar biasa. Rasulullah SAW menyebut puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang bagi yang menjalankannya dengan ikhlas.

3. Momentum Memperbanyak Dzikir

Di hari-hari ini, umat Muslim dianjurkan memperbanyak takbir, tahmid, tahlil, dan dzikir lainnya. Mengingat Allah SWT menjadi amalan yang sangat dianjurkan selama bulan Dzulhijjah.

4. Adanya Ibadah Kurban

Dzulhijjah juga identik dengan ibadah kurban yang dilaksanakan pada Hari Raya Iduladha dan hari tasyrik. Kurban bukan hanya bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga wujud kepedulian terhadap sesama melalui distribusi daging kepada masyarakat yang membutuhkan.

Puasa Sunnah Dzulhijjah

Selain memperbanyak amal saleh, umat Muslim juga dianjurkan melaksanakan puasa sunnah pada bulan Dzulhijjah. Puasa ini dikerjakan pada sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah sebelum Hari Raya Iduladha.

Amalan ini menjadi salah satu ibadah yang dianjurkan karena dilakukan pada hari-hari yang sangat dicintai Allah SWT.

Puasa Tarwiyah

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah sebagai salah satu amalan sunnah menjelang Hari Arafah.

Puasa Arafah

Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah dan memiliki keutamaan luar biasa. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang bagi orang yang menjalankannya dengan ikhlas.

Jadwal Puasa Sunnah Dzulhijjah 1447 H

1–7 Dzulhijjah : 18–24 Mei

8 Dzulhijjah (Puasa Tarwiyah) : 25 Mei

9 Dzulhijjah (Puasa Arafah) : 26 Mei

Momentum Dzulhijjah hendaknya menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Hari-hari terbaik ini jangan sampai berlalu tanpa amal dan ibadah yang maksimal.

Mari sambut bulan Dzulhijjah dengan memperbanyak amal saleh dan menebar manfaat untuk sesama. Semoga Allah SWT menerima setiap ibadah dan amal kebaikan yang kita lakukan. Aamiin.

Bagikan:URL telah tercopy

Artikel Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Cilegon.

Lihat Daftar Rekening →